Blog Archive

Blog Archive

Powered by Blogger.

Labels

Labels

Pages - Menu

Saturday, April 13, 2013

MAKALAH DASAR-DASAR MANAJEMAN

Unknown     1:00 PM    



T DASAR-DASAR MANAJEMAN

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Di era yang modern ini kita tidak pernah terlepas yang namanya manajemen apakah itu dalam skala besar maupun kecil dan itu terjadi di kehidupan sehari-hari kita, orang yang memiliki jiwa manajemen yang baik akan mampu memanaje suatu kegiatan dengan baik pula.
Di dalam manajemen tidak terlepas dari namanya orang lain atau organisasi sebab organisasi merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam memanaje suatu kegiatan. Oleh karena itu jika seorang manajer memiliki jiwa organizing yang baik maka dia kana mampu mengelompokkan seseorang sesuai pada tempatnya sehingga perwujudan “The Right Man The Right Place” bisa terlaksana dengan baik. Oleh karena itu organizing memiliki peran penting dalam membantu kesuksesan manajer
Organisasi sangat perlu dimiliki oleh setiap manajer baik itu memanaje diri sendiri dan rang serta perusahaan dalam skala kecil maupun besar.

B.     Rumusan Masalah
Dalam makalah ini ada beberapa hal yang ingin dirumuskan yaitu:
  1. Apakah itu organizing/organisasi?
  2. Bagaimana bentuk-bentuk dari organisasi?
  3. Bagaimana prinsip yang dimiliki oleh organisasi?
  4. Mengapa organisasi harus ada dalam manajemen?
  5. Apakah organizing mampu menuju kegiatan manajemen?


BAB II
PENDAHULUAN
A.    Organisasi (organizing)
  1. Pengertian Organisasi
Organisasi berasal dari istilah Yunani organon dan istilah latin organum yang berarti alat, bagian, anggota, atau badan.
Dalam literatur dewasa ini, arti organisasi beraneka ragam, tergantung dari sudut mana ahli yang bersangkutan melihatnya. Berikut menurut pendapat dari dua orang ahli.
a.       James D. Mooney mengatakan organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai suatu tujuan bersama.
b.      Chester I. Barnard memberi pengertian organisasi sebagai suatu sistem dari aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Tanpa mendefinisikan apa organisasi, beberapa penulis mengemukakan bahwa ada 3 ciri dari suatu organisasi, yaitu:
a.       Adanya sekelompok orang
b.      Antarhubungan terjadi dalam suatu kerja sama yang harmonis
c.       Kerja sama didasarkan atas hak, kewajiban, dan tanggung jawab masing-masing orang untuk mencapai tujuan.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa organisasi dapat didefinisikan sebagai berikut:
a.       Organisasi dalam arti badan adalah sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai beberapa tujuan tertentu.
b.      Organisasi dalam arti bagian atau struktur adalah gambaran secara skematis tentang hubungan-hubungan kerjasama dari orang-orang yang terdapat dalam rangka usaha mencapai suatu tujuan.    

  1. Organisasi Formal dan Informal
Organisasi formal sebenarnya tidak lain dari pada organisasi statis yaitu suatu sistem kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dan dikoordinasi dengan sadar untuk mencapai tujuan tertentu.
Organisasi informal merupakan kumpulan hubungan antrarperorangan tanpa tujuan bersama yang disadari itu untuk tujuan bersama.
Telah dikemukakan bahwa ciri-ciri organisasi ada tiga yaitu
a.       Sekelompok orang
b.      Kerjasama atau pembagian pekerjaan, dan
c.       Tujuan bersama

Dalam organisasi formal ketiga ciri itu ada dimana hubungan-hubungan dan tujuan bersama ditetapkan secara rasional. Sedangkan organisasi informal ketiga ciri itu ada namun hubungan-hubungan itu dipengaruhi oleh perasaan dan tujuan bersama yang tidak jelas.
Dalam organisasi formal tiap unsur organisasi mempunyai kedudukan, tugas dan fungsi-fungsi yang tegas, sedang dalam organisasi informal kedudukan tugas serta fungsi-fungsi itu tampaknya kabur. 

  1. Bentuk-Bentuk Organisasi
Menurut pola hubungan kerja serta lalu lintas wewenang dan tanggung jawab, maka bentuk organisasi dibedakan sebagai berikut:
a.       Bentuk Organisasi Garis
Organisasi garis adalah bentuk organisasi tertua dan paling sederhana. Penciptanya adalah Henrry Fayol dari Perancis sering juga disebut organisasi Militer. Ciri organisasi ini adalah masih kecil jumlah karyawan sedikit dan saling kenal, serta spesialisasi kerja belum begitu tinggi

Ø  Kebaikan
-          Kesatuan komando terjamin baik karena pimpinan berada di atas satu tangan
-          Proses pengambilan keputusan berjalan dengan cepat
-          Rasa solidaritas diantara karyawan umumnya tinggi
Ø  Keburukan
-          Seluruh organisasi terlalu bergantung kepada satu orang
-          Adanya kecenderungan pemimpin bersifat otokratis
-          Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas

b.      Bentuk Organisasi Fungsional
Organisasi fungsional diciptakan oleh F.W. Taylor, dimana segelintir pemimpin tidak mempunyai bawahan yang jelas sebab setiap atasan berwenang memberi komando kepada setiap bawahan. Sepanjang ada hubungan dengan fungsi atasan tersebut.
Ø  Kebaikan
-          Pembagian tugas-tugas jelas
-          Spesialisasi karyawan dapat dikembangkan dan digunakan semaksimal mungkin
-          Digunakan tenaga-tenaga ahli dalam berbagai bidang sesuai dengan fungsi-fungsinya
Ø  Keburukan
-          Karena adanya spesialisasi sukar mengadakan tour of duty.
-          Para karyawan telah lebih mementingkan bidangnya sehingga sukar melaksanakan koordinasi

c.       Bentuk Organisasi Garis Dan Staf
Bentuk organisasi ini umumnya dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang-bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit, serta jumlah karyawannya banyak. Penciptanya Harrington Emerson.
Ø  Kebaikan
-          Dapat digunakan oleh setiap organisasi besar
-          Pengambilan keputusan yang sehat lebih mudah dapat diambil karena adanya staf ahli
-          Perwujudan “the right man in the right place” lebih mudah dilaksanakan.
Ø  Keburukan
-          Karena karyawan tidak saling kenal, solidaritas sukar diharapkan
-          Karena rumit dan kompleksnya susunan organisasi, koordinasi kadang-kadang sukar diterapkan

d.      Bentuk Organisasi Staf dan Fungsional
Bentuk organisasi ini merupakan kombinasi dari bentuk organisasi fungsional dan bentuk organisasi garis dan staf. Kebaikan dan keburukan dari bentuk organisasi ini adalah kebaikan dan keburukan dari bentuk organisasi yang dikombinasikan.

  1. Prinsip-Prinsip Organisasi
 Ada beberapa prinsip organisasi yaitu:
a.       Perumusan Tujuan Dengan Jelas
Bila kita melakukan aktivitas yang pertama harus jelas adalah apa yang menjadi tujuan aktivitas tersebut. Tujuan adalah hal-hal yang ingin dicapai atau dipelihara baik berupa materi atau non materi dengan melakukan satu atau lebih kegiatan.





b.      Pembagian Kerja
Dalam sebuah organisasi pembagian kerja adalah keharusan sebab tanpa adanya pembagian kerja kemungkinan terjadi tumpang tindih tugas menjadi amat besar

c.       Delegasi kekuasaan (delegation of authority)
Salah satu prinsip pokok dalam setiap organisasi adalah delegasi kekuasaan (pelimpahan wewenang). Delegasi kekuasan merupakan keahlian pemimpin yang penting dan lamenter sebab dengan delegasi kekuasaan, seseorang pemimpin dapat melipatgandakan waktu, perhatian, dan pengetahuannya yang terbatas.

d.      Rentangan Kekuasaan
Mengenai prinsip rentangan kekuasan, dipergunakan istilah yang berbeda, seperti span of authority, span of control (rentangan pengawasan). Rentangan kekuasaan dimaksud berapa jumlah bawahan seseorang pemimpin sehingga pemimpin itu dapat memimpin, membimbing, dan mengawasi secara berhasil guna dan berdaya guna.
  
e.       Tingkat-tingkat pengawasan
Dalam prinsip pengawasan ada beberapa tingkat maka dalam organisasi terdapat berbagai jumlah tingkatan, yaitu:
-          Dua sampai tiga tingkat, biasa disebut organisasi pipih (filat top organization)
-          Empat tingkat, sering disebut struktur organisasi datar
-          Lima tingkat, sering disebut struktur organisasi curam.

f.       Kesatuan Perintah dan Tanggung (unity of Command and Responsibility)
Menurut prinsip ini, seorang bawahan hanya mempunyai seorang atasan dari siapa ia menerima perintah dan kepada siap ia memberi pertanggungjawaban akan pelaksana tugasnya. Salah satu motto yang terkenal dari prinsip ini adalah “no man can two bosses” atau tidak seorang dapat melayani dua atas sekaligus.

g.      Koordinasi   
Prinsip yang tidak kalah pentingnya dalam organisasi adalah prinsip koordinasi. Koordinasi adalah usaha mengarahkan kegiatan seluruh unit-unit organisasi agar tertuju untuk memberikan sumbangan semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan organisasi secara keseluruhan.


BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan atau dengan kata lain suatu bentuk perserikatan manusia yang berkumpul dalam suatu wadah untuk mencapai tujuan, ada beberapa ciri organisasi yaitu:
1.      Adanya sekelompok orang
2.      Antarhubungan terjadi dalam suatu  kerjasama yang harmonis  
3.      Kerjasama didasarkan atas hak, kewajiban, dan tanggung jawab masing-masing orang untuk mencapai tujuan.

B.     Saran
 Kami dari penulis menyarankan agar diskusi nantinya teman-teman dapat memberikan sumbangsih pendapatnya agar diskusi bisa berjalan dengan baik serta kami berharap agar diskusi selanjutnya bisa lebih baik lagi.



DAFTAR PUSTAKA

Manullang, M. 2001. Dasar-Dasar Manajemen. Yogyakarta: gajah Mada     University Pres

0 comments :

© 2011-2014 TUGAS-TUGAS KAMPUS. Designed by Bloggertheme9. Powered by Blogger.