Blog Archive

Blog Archive

Powered by Blogger.

Labels

Labels

Pages - Menu

Thursday, April 11, 2013

MAKALAH Teknik menulis Laporan kegiatan

Unknown     10:42 AM    



MAKALAH Teknik menulis  Laporan kegiatan 


BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Kegiatan penulisan laporan, baik secara lisan maupun tertulis, erat sekali hubungannya dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat, dalam perkuliahan,  dunia organisasi, dan lingkungan yang lain.Kegiatan ini bukan hanya merupakan kepentingan kaum dewasa melainkan juga merupakan kepentingan kaum remaja, pelajar, dan mahasiswa.Oleh karena itu, mereka perlu memahami dan menguasai cara menyusun laporan agar mampu menjalankan fungsi social dalam berinteraksi dengan lingkungan masyarakat.
1
 
Berdasarkan pemikiran tersebut , berikut ini diuraikan pengertian dan jenis laporan, sistematika laporan, menulis laporan, menyunting laporan, dan merevisi laporan. Oleh karena pembahasan tentang laporan relative luas, uraian berikut ini di fokuskan pada jenis laporan tertulis yang erat kaitannya dengan kehidupan akademik di kampus agar memberikan kontribusi bagi mahasiswa dalam menunjang kelancaran studinya.

B.RUMUSAN MASALAH
Ø  Apakah Laporan itu ?
Ø  Jenis-jenis laporan apa saja yang ada?
Ø  Bagaimanakah Sistematika dalam menulis laporan ?
Ø  Bagaimana menulis laporan yang efektif ?
Ø  Langkah-Langkah apa yang perlu dilakukan untuk menulis laporan ?









2
 
 
BAB II
PEMBAHASAN

A.      PENGERTIAN DAN JENIS LAPORAN
Laporan berarti segala sesuatu yang dilaporkan oleh pihak tertentu kepada pihak lain mengenai suatu masalah, baik secara lisan dan tertulis, dan baik dalam kurun waktu tertentu secara rutin maupun dalam waktu tertentu saja. Pengertian ini menunjuk unsure keilmiahan dalam penyusunan laporan
3
 
Disamping itu pengertian diatas pun memperlihatkan cakupan jenis laporan yang demikian luas. Jenis laporan dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Pertama, dilihat dari segi isi atau materi yang dilaporkan, kita mengenal jenis laporan penelitian, laporan keuangan, dan laporan penghasilan. Kedua, dilihat dari waktu laporannya yang periodic, kita mengetahui jenis laporan tahunan, triwulan, laporan semester, laporan bulanan, dan laporan mingguan. Ketiga, dilihat dari cara menyampaikan laporan, kita mmengetahui jenis laporan lisan dan tertulis. Keempat, dilihat dari bentuk pelaksanaan suatu kegiatan, kita mengenal jenis laporan kegiatan tertentu seperti laporan kegiatan reuni, laporan peringatan kemerdekaan RI, laporan kegiatan wisuda. Kelima, dalam kehidupan akademik diperguruan tinggi terdapat jenis-jenis laporan yang erat kaitannya dengan tugas perkuliahan seperti laporan buku, laporan bab, laporan kuliah lapangan, dan laporan artikrel jurnal.
Disamping jenis-jenis diatas, terdapat pula laporan yang dikenal pada lingkungan organisasi atau institusi lain. Jenis-jenis laporan diatas dapat didefinisikan mengacu pada pengertian umum yang disajikan diatas dengan mempertimbangkan isi, waktu, cara, dan bentuk laporan seperti lingkungannya.
4
 
Agar pihak penerima laporan dapat memahami isi laporan dengan mudah, cepat, dan benar, laporan hendaknya disusun berdasarkan sistematika tertentu.
B.   SISTEMATIKA LAPORAN
            Variasi laporan yang dikemukakan di atas berimplikasi terhadap sistematika penulisan. Sekaitan dengan sistematika laporan kegiatan, khususnya laporan pengabdian kepada masyarakat, Abdurahman (1986:176) mengemukakan bahwa laporan itu terdiri atas judul laporan, penyusunan laporan, kata pengantar, ringkasan, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan ilustrasi, pendahuluan, pelaksanaan kegiatan, hasil kegiatan, kesimpulan dan saran, daftar pustaka, dan lampiran-lampiran.
            Laporan buku, bab, dan artikel terdiri atas komponen (a)pendahuluan, (b)isi buku, bab, artikel, (c)komentar, dan (d)kesimpulan (UPI, 2005:11)
5
 
            Adapun bentuk laporan penelitian dalam bentuk skripsi, tesis, dan disertasi terdiri atas komponen judul, nama dan kedudukan tim pembimbing, pernyataan, kata pengantar, abstrak, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran, bab 1 pendahuluan, bab II kajian pustaka, bab III metode penelitian, bab IV pembahasan hasil-hasil penelitian, bab V kesimpulan dan rekomendasi, daftar pustaka, lampiran-lampiran, dan riwayat hidup penulis (UPI,2005: 140).
            Secara umum, laporan terdiri atas beberapa komponen seperti berikut.
  1. Identitas laporan. Bagian ini memuat judul, penyusun, dan kata pengantar.
  2. Ringkasan. Nama lain dari bagian ini adalah abstrak atau ringkasan eksekutif, yang memuat identitas kegiatan, waktu, masalah metode, hasil, dan rekomendasi.
  3. Daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar ilustrasi. Tiga komponen yang terakhir disebutkan hanya disajikan apabila laporan itu memuat tabel, gambar, dan ilustrasi.
  4. 6
     
    Pendahuluan. Bagian ini memuat aspek-aspek yang diusulkan dalam proposal kegiatan.
  5. Landasan teoritis atau uraian tentang suatu kebijakan, jika laporan itu merupakan laporan ilmiah, bagian ini disebut landasan teoritis. Apabila, laporan itu berupa kegiatan, bagian ini memuat tentang suatu kebijakan.
  6. Metode atau pelaksanaan kegiatan. Bagian ini menguraikan mekanisme dan prosedur penelitian atau kegiatan itu dilaksanakan.
  7. Hasil kegiatan.
  8. Kesimpulan dan saran, atau rekomendasi, atau tindak lanjut.
  9. Daftar pustaka.
  10. Lampiran-Lampiran.
Pada umumnya suatu institusi atau proyek memiliki sistematika yang harus diikuti oleh unit-unit atau khalayak yang ada dibawah institusi tersebut. Dalam konteks ini, sistematika itulah yang perlu diikuti oleh penyusun laporan.
7
 
 
C.MENULIS  LAPORAN EFEKTIF
Salah satu bentuk komunikasi adalah laporan tertulis. Tiap bagian / departemen perlu melaporkan segala aktifitasnya pada manajemen agar dapat tercipta kecepatan arus informasi untuk memudahkan pengambilan keputusan. laporan digunakan sebagai dasar perencanaan, pengendalian, pengaturan tugas, menggerakkan sumber daya, pengambilan keputusan. Agar dapat menyusun laporan yang baik dan efektif, perlu dipersiapkan dengan matang. Hal-hal yang perlu dilakukan adalah seperti berikut:

v  Cara-Cara Menulis Laporan:
  1. Gagasan atau ide, diharapkan gagasan / ide penulis sama dengan harapan pembaca.
  2. Mentalitas dasar agar membuat laporan yang akurat, urut dan mudah dipahami.
  3. 8
     
    Aturan / urutan penulisan , mengikuti struktur bahasa sehingga mudah dipahami.
  4. Peranan bahasa, yang meliputi gaya bahasa, ejaan, tanda baca, kata, kalimat dan alinea.
  5. Penyajian laporan, yang didalamnya meliputi tata letak spasi, margin, nomor dan judul.
  6. Kreatifitas, salah satu diantaranya dibuatkan ringkasan / summary.

v  Langkah-Langkah Menulis Laporan:
  1. Mempersiapkan laporan, menentukan tujuan pelaporan, data dan pembacanya.
  2. Menentukan struktur laporan, yaitu seleksi data, pengelompokan topik bahasan.
  3. Menulis dan menyajikan, dengan bahasa yang dimengerti pembaca.
  4. Menyempurnakan, membaca dan memeriksa kembali laporan yang telah dibuat.



9
 
 
Sebagai alat komunikasi dan informasi , isi laporan harus singkat, jelas dan lengkap. Dengan demikian semua pihak yang terlibat dapat memanfaatkan laporan tersebut secara optimal.















10
 
 
BAB III
PENUTUP

A.KESIMPULAN
v  Menulis adalah kegiatan menyusun serta merangkaikan kalimat sedemikian rupa agar pesan, informasi, serta maksud yang terkandung dalam pikiran, gagasan, dan pendapat penulis dapat disampaikan dengan baik.
v  Menurut David Nunan, ada tiga tahap proses menulis yaitu: (1)tahap prapenulisan, (2)tahap penulisan, dan (3)tahap revisi atau penyempurnaan.
v  Ada empat tahap menulis, yaitu: (1)merencanakan, (2)menulis, (3)merefleksikan, (4)merevisi.
v  Laporan berarti segala sesuatu yang dilaporkan oleh pihak tertentu kepada pihak lain mengenai suatu masalah baik secara lisan maupun tertulis.



11
 
 
B.SARAN
            Untuk menulis laporan yang baik dan efektif, sebelumnya kita harus sudah mengerti apa yang dimaksud laporan. Setalah itu kita harus mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan dalam pembuatan laporan sebagaimana telah dijelaskan pada langkah-langkah menulis laporan. Dan yang pasti dalam menulis laporan harus sesuai dengan sistematika menulis laporan.











12
 
 
DAFTAR PUSTAKA
Badan pengembangan bahasa dan sastra indonesia dan daerah fakultas bahasa dan sastra Universitas Negeri Makassar.  2008. Mata kuliah pengembangan kepribadian bahasa Indonesia.

www.crayonpedia.org

http://usdrp-indonesia.org/


www.astaqauliyah.com


http://parapemikir.com//

0 comments :

© 2011-2014 TUGAS-TUGAS KAMPUS. Designed by Bloggertheme9. Powered by Blogger.